Sabtu, 13 November 2010

Highschool of the Dead

Hari ini aq au sedikit melenceng dari cerita
hari ini aq mau ngasih lirik + translate inggris lagu yg selalu muter di blog ini
mau? ?
 Romaji

yureta genjitsukan nakushita mama de
gareki no you ni tsumi kasanaru kono kanshou wa doko e yuku?
tsubueta kibou kakae akai ame wo harai hashitta muchuu ni
kuzureta kanjou no hate ni nani wo miru? nani ga aru? mada shiranai
hakanai subete no mirai wa tada muon ni me no mae ni hirogari tsuzuketa
kieta hikari to kage saigo no kotoba
nozonda no wa tada ashita dake kono genjitsu wa doko ni aru?
tsubueta ima wo mitsume akai ame no naka wo hashitta mayowazu
kuzureru keshiki wo koete nani wo shiru? nani wo kiku? mou mienai
hakanai hitotsu no mirai wo tada mugon ni me no mae de erabi tsuzukeyou
 English
Having lost my shaken sense of reality,
My emotions are piling up like rubble. Where will they go?
Holding on to my crushed dreams, I ran, cutting mindlessly through the crimson rain
At the end of my collapsed feelings, what will I see? What will there be? I do not yet know
Without a sound, all our fleeting futures simply unfold before us
The vanished lights and shadows, the last words.
All I wished for was tomorrow. Where is this reality?
Staring at our devastated today, I ran without hesitations in the crimson rain
Passing through the crumbling landscape, what will I learn? What will I hear? I can no longer see
Without breathing a word, we simply have to continue to choose a single fleeting future

Senin, 08 November 2010

Chapter 2 : School's life


“Hei, partner kelas kita ada dimana?” “Enggak tahu nih aku baru mau lihat di papan pengunguman”. Akupun berjalan menuju papan pengunguman dan melihat namaku. “hooo di kelas X-C ya? Oh ya yami aku bisa bertanya sesuatu padamu?” “ya, tentu saja partner apa yang mau kamu tanyakan?” “kalau aku berbicara denganmu seperti ini apakah orang lain melihatku seperti aku sedang berbicar sendiri?” “maksudmu partner?” “ haha terlalu ribet ya? Intinya apakah semua orang dapat melihatmu atau hanya aku yang dapat melihatmu?” “oh, begitu maksudmu. Yang bisa melihatku hanya kamu, partner.” “oww begitu kalau begitu maaf ya bila nantiaku sedikit ngacangin kamu, aku tidak mau dikira orang gila karena aku berbicara sendiri.” “hahaha ok partner.” Tiba-tiba saja aku meraskan ada seseorang yang berlalri ke arahku dan hal kedua yang kurasakan adalah mataku ditutup oleh seseorang. “Hayo tebak siapa?”  “hee?! Siapa ini?!” ucapku. “baru 3 tahun tidak ketemu masa sudah lupa sama aku?”. “3 tahun? Jangan bilang na-chan ini kamu ya?!” “hahaha  yup rupanya kamu masih ingat ya?” ucapnya sambil membuka mataku. “hahaha lama tidak ketemu na-chan? Loh kamu masuk ke sekolah ini juga ya?” “hahaha ya begitulah.”
Na-chan begitulah dia biasa aku panggil. Nama aslinya adalah Shana dia adalah salah satu sahabatku di SD dulu. Aku dan dia sering mneghabiskan waktu bersama akan tetapi ketika SMP dulu kami terpaksa berpisah karena dia harus pindah ke jepang selama 3 tahun karena ia mengikuti pertukaran pelajar. “hei bagaimana rasanya di jepang selama 3 tahun na-chan?”  “haha ya begitulah.”.“begitulah bagaimana?” “Rahasia haha”. “haah kamu gk berubah sama saekali ya?haha” “ya iya dong aq kok. Oh iya kamu masuk di kelas X apa?” “X-C kamu na-chan?” “Wah kita sekelas lo minato-kun nani duduk sama aku ya boleh? Aku pingin ngobrol-ngobrol ma kamu kita kan dah lama gak ketemu boleh ya?” “haha tentu saja dulu kuga pas SD kita sering duduk berdua kan?” “haha benar juga ayo kita ke kekelas minato-kun.”. “ kamu duluan aja na-chan aku masih ada urusan sebentar.” “urusan apa?” “ada deh” kataku sambil menjulurkan lidah. “ pelit rahasia-rahasian.” “hahaha iya iya nanti aq ceritain deh udah kamu ke kelas duluan aja ya cari tempat yang enak di kelas.” “ oke deh see you at class minato-kun.” “ya”
“Yami.” “ada apa partner?” “kamu yakin tidak ada yang kamu mau tanyakan?” “heh kamu menyadarinnya juga ya partner?” “bukan menyadari aq sudah tahu dari dulu na-chan dia punya kkekuatan yang aneh kamu pasti bisa merasakannya kan?” “ya, dan aq yakin dia juga adalah persona user sepertimu.” “kamu yakin tentang hal itu Yami?” “90%”. “tch, permasalahannya hanya dia sudah “bangun” atau belum kan?” “ya begitulah partner.” “oh ya Yami aq ada 1 pertanyaan.” “apa partner?” “Pedang yang aq pegang ketika aq “bangun” itu sebenarnya pedang apa? Lalu keman hilangnya pedang itu?” “oh pedang itu itu sebenarnya bukan pedang benda itu bisa berubah tergantung pemakainya dan kebetulan benda itu berbentuk pedang ketika digunakan olehmu benda itu disebut “azoth” dan azoth juga digunakan sebagai alat pemanggil persona .” “oh begitu tapi mengapa ketika aq terbangun pedang itu sudah tidak ada lagi?” “well azoth hanya akan mucul pada saat dark hour.” “oh begitu.” “Partner boleh aq tanya satu hal padamu?” “apa?” “kenapa muakmu berubah serius begitu ketika membicarakan Shana?” “aq rasa pertanyaan itu tidak usah dijawab kan? Aq yakin kalau kamu juga sudah mengetahui jawabannya.” “aq hanya buth pemastian partner aq ingin mendengarnya sendiri darimu Partner.” “heh oke oke aq hanya takut aq akan kehilangan dia ketika membicarakan tentang kekuatan anehnya aq benar-benar takut aq akan kehilangannya dia adalah orang yang paling berharga dalam hidupku.” “perkataan yang bagus partner.” “hehe” tiba tiba saja aq mendengar bunyi bel berbunyi “yami ayo kita ke kelas dia juga pasti sudah menunggu” “partner sebelum itu ada 1 hal yang harus aq beritahu padamu.” “apa?” tanyaku sambil berjalan ke kelas. “mulai saat personamu bangkit kamu akan selalu berhadapan dengan shadow karena mereka akan mengicar kamu.” “yah aq tahu aq tidak akan pernah bisa lari dari takdir iya kan,Yami?” “ya mulai sekrang takdir barumu tidak takdir baru kita akan dimulai. “ya, tapi sebelum itu ayo kita nimati hari pertama kita di Minami Highschool ini ok yami?” “Sure
Di Minami Highschool ini aq banyak menghabiskan waktuku dari pagi hingga sore aq belajar disini dan disinilah aq dapat bertemu lagi dengan Shana dan juga teman-teman baruku tapi siapa yang menyangka sekolah ini dimana awal takdir baruku dimulai dan disini pulalah penentuan akhir dari takdirku






Chapter 2 Finished

Minggu, 07 November 2010

Chapter 1 : The beginning of a story


Apakah yang akan kamu lakukan jika cerita dari game yang kamu mainkan menjadi kenyataan? Itulah yang terjadi padaku yah kamu bisa memanggilq Minato. Oh ya kamu tahu game Shin Megami Tensei : Persona 3? Mungkin ada sebagian yang tahu dan sebagian tidak.Game inilah yang menjadi kenyataan
Game ini menceritakan kisah Minato Arisato Seorang pelajar SMA pindahan di Gekkoukan High School di Jepang sampai pada akhirnya ia menemukan kenyataan dari dunia ini yaitu adanya Dark Hour yaitu satu jam yang tersembunyi dimana pada saat itu banyak monster yang berkeliaran namun walaupun begitu hanya orang-orang tertentu saja yang menyadari adanya Dark Hour ini yaitu orang yang memiliki sebuah potensi untuk memanggil Persona
Minato bersama teman-temannya yang dapat memangil Persona berjuang agar dapat menghilangkan Dark Hour sampai pada akhirnya mereka harus melawan penyebab utama dari Dark Hour karena Minato dan teman-temannya tidak dapat mengalahkan sang penyebab Dark Hour maka Minatopun mengorbankan nyawanya untuk mengunci sang penyebab Dark Hour.
Kamu tahu mengapa aku menceritakan certita dari game Persona 3 ini? ?ya itu karena cerita dari game inilah yang menjadi kenyataan dalam hidupku bukan bukan cuman hidupku tapi menjadi kenyataan dalam hidupku, hidup dia, hidup teman-temanku dan hidup kita semua.
Aku hanyalah seorang anak biasa yang mulai merasa bosan pada hiduppnya sampai pada suatu saat aku yang sedang iseng-iseng pergi ke mal menemukan kaset Persona 3 Fes dan akupun memainkan game itu sampai tamat dan aku menjadi tergila-gila pada game ini bahkan aku malah berharap kalau aku bisa menjadi seperti Minato (dan aq beruntung namaku juga minato.hehe) bahkan aku juga berharap kalau aku bisa mati seperti Minato mati untuk melindungi Sahabat-sahabatnya dan orang-orang yang dicintainya.
Suatu  hari entah mengapa tiba-tiba saja aku bermimpi aku berada di suatu ruangan pada saat itu aku tersadar bukannya ini velvet room? ? Tempat Minato pertama kali mendapatkan kekuatannya? ? Kekuatan untuk memanggil persona. . . .
Tiba-tiba saja aku dikejutkan oleh seseorang yang berhidung panjang dan duduk di depanku “Bukankah ini Igor orang yang dapat menggabungkan Persona bagi orang yang memiliki kekuatan Wild Card seperti Minato? ?” pikirku. “Selamat datang di Velvet Room, aku adalah Igor penghuni velvet room ini.”pria itu berkata.”Haah Ini Velvet Room?! Jangan-jangan anda mau memberitahu kalau saya memiliki kemampuan untuk memanggil Persona?!” Kataku. “Ya benar sekali.” ”Lalu apakah kamu juga akan mengatakan kalau aku memiliki kemampuan Wild Card?!”.”Sayang sekali kamu tidak memiliki kemampuan Wild Card tetapi walaupun begitu kamu memiliki kemampuan yang lebih unik daripada Wild Card”.”Hah?! Benarkah?! Lalu kemampuan apa yang aku miliki?”.”Kamu adalah satunya-satunya orang yang memiliki arcana ini, arcana ini adalah arcana terlarang dan hanya  1 orang yang memilikinya tiap 1000 tahun arcana ini bernama Reaper Arcana.” ”Benar kah itu? Memangnya kemampuan apa yang dimiliki arcana ini?” “Sebenarnya arcan ini memiliki kemampuan yang sama dengan Wild Card tapi nanti ketika sudah saatnya kamu akan melihat perbedaannya. Aku rasa sudah saatnya kamu melihat kenyataan dari dunia ini sampai berjumpa lagi Minato”.
Setelah itu akupun terbangun dan apakah kamu tahu apa yang aku lihat ketika aku terbangun? Aku melihat sekelilingku berwarna hijau semua. Aku pun langsung berpikir jangan-jangan ini Dark Hour? Akupun segera keluar untuk memastikan apakah ini benar-benar Dark Hour secara refleks aku melihat jam di kamarku sebelum aku keluar ternyata  memang  jamku menunjukan jam 12 tepat dan tidak bergerak sama sekali dan aku hanya berharap kalau jamku rusak sehingga memang jamku yang tidak berjalan bukan karena Dark Hour namun, rupanya yang aku alami ini benar-benar Dark Hour! ! Ketika aku keluar kamar yang pertama kali aku lihat adalah Shadow(monster yang keluar hanya ketika Dark Hour)! !”Mati aku! ! apa yang harus aku lakukan?aku kan belum dapat memanggil Personaku bagaimana ini?!apakah aku dapat menghadapi Shadow ini dengan tangan kosong dan tanpa satupun persona yang dapat aku panggil?ketika aku berpikir seperti itu tiba-tiba saja tanganku terasa berat akupun langsung melihat tanganku.”Hah?!kenapa tiba-tiba ada pedang ditanganku?”. Tiba-tiba saja Shadow itu langsung menyerangku akupun secara refleks menebaskan pedang yang aku pegang ke Shadow tersebut dan ternyata pedang itu dapat mengenai Shadow itu namun permasalahan baru terjadi semakin banyak Shadow yang mengelilingiku?! Disaat itu tiba-tiba saja aku merasa tidak sadar tapi aku masih dapat merasakan kalau aku membalikkan pedang yang berada dan aku berkata “Per,so,na”, tiba-tiba saja dari pedang yang aku pegang mengeluarkan cahaya dan munculah Personaku. Aku melihat angka 00 di tangannya “apakah itu nomor arcanaku?reaper arcana?”. Tiba-tiba saja personaku berkata “aku adalah kamu dan kamu adalah aku Aku adalah Skeith dari Reaper Arcana.” . “Ya ayo kita berjuang bersama Skeith, sekarang ayo kita habisi mereka oke?!”Ikuse Skeith!”. Pada saat itu aku bersama Skeith pun langsung maju untuk menghadapi shadow-shadow yang mengepung dan untungnya aku dan skeith bisa menghadapi shadow-shadow tersebut tidak lama dark hourpun berakhir. Setelah itu akupun segera masuk ke kamarku dan tertidur karena  kelelahan
Keesokan paginya aku terbangun karena mendengar suara dari alarmku. “Hoaaaahm aku benar-benar bermimpi yang aneh kemaren hehe tidak mungkin kan aku mengalami Dark Hour dan bisa memanggil persona?” pikirku. Tiba-tiba saja aku mendengar suara “Hei, itu bukan mimpi tau!”. “Hah?! Suara dari mana itu?!” “Hehe tidak usah kaget seperti itu suaraku ini berasal dari pikiranmu.” “Pikiranku?! Memangnya kamu itu siapa dan mengapa kamu bisa berbicara melalui pikiranku?” “Aku? Kamu kan kemarin bertarung denganku masa kamu sudah melupakanku?” “Bertarung denganku? Kamu Skeith?” “Skeith adalah bentuk dasarku jika aku berubah menjadi Persona kamu bisa memanggilku Yami.” “Yami? ? baiklah Yami tapi mengapa kamu bisa berbicara di dalam pikiranku?” “Jawabannya mudah itu karena aku adalah kepribadianmu yang lain.” “Kepribadianku yang lain?” “Ya kalau kamu tidak percaya lihatlah ke samping kananmu.” Setelah Yami berbicara seperti itu akupun melihat ke sampin kananku dan melihat ada bayngan yang nampak jelas dan bayangan itu terlihat sangat mirip denganku. “itukah kamu Yami?” “Ya inilah aku mirip denganmu kan?” “hehe aku rasa memang seperti itu”. Pada saat itu aku berpikir inikah yang dimaksud Igor perbedaan antara Wild Card dan Reaper Arcana? Kemampuanku ini mejadikan Persona dasarku menjadi kepribadianku yang lain? “Hei bukankah ini sudah waktunya kamu untuk sekolah?” Tiba-tiba saja Yami berkata seperti itu akupun melihat ke arah jam di kamarku “Huweeeeeee?! Gawaaaaaat kita kesiangan ahh ini pasti karena kita terlalu asyik mengobrol tadi?! Ya sudah ayo kita berangkat!” “Ya sudah ayo lagipula aku juga memang harus mengikuti kemanapun kamu pergikan partner?” “Partner panggilan yang lucu ya sudah ayoayoayo kita kan udah kesiangan!” “Okay Partner!”
Haha itulah pertama kali aku bertemu dengan Yami memang pertemuan yang aneh mungkin kalian sedikit bingung dengan maksud perkataan Yami kalau Skeith adalah bentuk dasarnya jika dia berubah menjadi Persona ya? Pada dasarnya dia adalah kepribadianku yang lain namun dan mungkin sebenarnya dia sudah bersamaku sejak aku lahir akan tetapi aku saja yang tidak meyadari keberadaannya dan dikarenakan aku mendapat kekuatan reaper arcana dia dapat berubah menjadii persona dan bentuk dasarnya adalah Skeith. Mengapa aku katakan bentuk kalau Skeith adalah bentuk dasarnya Yami? Hal itu aku katakan karena Yami dapt mengubah bentuk Personanya dengan seperti persona yang ia lihat dan dapat menggunakan kemampuannya sehingga pada dasarnya kemampuannya sama dengan Wild Card yaitu kemampuan yang dimiliki oleh Minato sehingga dai dapat mengganti personanya sesuai dengan kehendaknya.
“Ffiuh untung aja pintu Gerbang sekolah belum dikunci selamat selamat.” Kataku “Waaah besar juga ya sekolahmu Partner!” “Ya begitulah inilah Sekolah kita Minami Highschool!” “Haha gaya bicaramu seperti sudah lama bersekolah disini saja.” “Hehe benar juga ya inikan hari pertamaku masuk sekolah setelah MOS.” “ya sudah Partner ayo kita masuk ke sekolah baru kita ini!” “Ya, ayo!”
Inilah kehidupan normalku aku adalah seorang siswa kelas 1(atau yang biasa disebut kelas X) di Minami highschool  inilah aku menghabiskan sebagian waktuku dan juga tempat dimana aku bertemu dengan lagi dia orang yang paling aku sayangi di dunia ini